Modul Kelas X

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

MODUL   2

BERIMAN KEPADA MALAIKAT

Tujuan Akhir Pembelajaran

1.    Mampu menjelaskan pengertian iman pada malaikat.

2.    Menyebutkan asal kejadian, tugas-tugas, sifat dan cirri malaikat.

3.    Menjelaskan fungsi iman pada malaikat dalam kehidupan sehari-hari.

4.    Menunjukkan tanda-tanda penghayatan terhadap fungsi iman pada malaikat dalam prilaku sehari-hari.

5.    Menyebutkan kedudukan dan perbedaan manusia dan malaikat.

 

 

A.   Deskripsi Materi

Islam mengajarkan untuk mempercayai adanya malaikat-malaikat Alloh SWT. Malaikat adalah makhluk ghaib dan hamba Alloh SWT. Alloh menciptakannya dari cahaya dan diberi ketaatan yang sempurna serta kekuatan untuk melaksanakan ketaatan itu (QS> Al-Ambiya’ {21} : 19-20). Malaikat juga sangat istimewa disbanding makhluk lain karena sangat patuh pada Alloh SWT. (QS. At-Tahrim {66} : 6 dan QS. An-Nahl {16} : 49-50)

Iman pada malakat menjadi bagian dari rukun iman. Tidak sempurna iman seseorang kecuali jika ia beriman dengan wujud malaikat, nama-namanya, sifat-sifatnya yang kita kenali dan mengimani tugas-tugas yang diperintahkan Alloh kepadanya.

Keberadaan malaikat bagi manusia membawa keberkahan tersendiri, karena malaikat member kabar gembira dan memperkokoh kedudukan orang beriman (QS. Al Fushilat {41} : 30-31), memohonkan ampun serta menolong orang-orang yang senantiasa dalam kebenaran. Sebaliknya jika ada pihak yang menzoliminya, tanpa perlawanan karena ia dipihak yang lemah, ia bersikap tawakkal karena malaikat telah mencatat amal kebaikannya.

B.   Uraian Materi

 

1.    Pengertian Iman pada Malaikat.ialah : percaya dan yakin bahwa Alloh telah menciptakan malaikat yang diberi tugas tertentu, untuk mengatur dan mengurus perjalanan alam semesta. Seperti mengatur udara, menurunkan hujan, mencabut nyawa dan mencatat segala perbuatan manusia. (QS. Al Baqoroh {2} : 285 dan An-nisa’ {4} : 136).

  

      Dalam sejarah diperoleh gambaran bahwa sejak zaman purbakala sudah ada kepercaya-

      an manusia kepada yang ghaib. Misalnya bangsa Yunani (Greek) mempercayai dewa

      Ares sebagai dewa peerangan, suku kan’an dengan dewa Ba’al, penduduk Meksico de –

ngan dewa mataharinya bahkan ada yang mempercayai bahwa dewa itu sebagai anak perempuan tuhan, yaitu bangsa Quraisy.

 

Untuk meluruskan ajaran yang salah tersebut Alloh menurunkan Islam dengan ajaran Tauhidnya. Melalui paham ini jelaslah bahwa pengabdian hanya semata-mata kepada Alloh SWT. Zat yang maha esa, bukan kepada benda tertentu sebagai mana yang di anut orang-orang terdahulu.

 

2.    Asal Kejadian Malaikat

 

Manusia diciptakan Alloh dari tanah (QS. Al Hijir {15} : 28 dan QS. Shaad {38} :71). Jin diciptakan Alloh dari Nar yang panas (QS. Al Hijir {15} : 27 dan QS Ar Rahman {55} :15)

Malaikat diciptakan dari Nur (cahaya) berdasarkan hadits Rasululloh dari Aisyah :

“Malaikat itu diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, sedangkan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan pada kamu semua” (HR. Muslim).   

 

Al-Qur’an dan Hadits telah memberi gambaran bahwa malaikat Alloh itu sangat banyak jumlahnya dan tidak ada yang dapat menghitungnya kecuali Alloh SWT (QS.Al-Muddatstsir {47} : 31). Dalam Hadits Bukhori Muslim diriwayatkan dari Anas RA tentang kisah Mi’raj bahwa Alloh telah memperlihatkan “Al-Baitul Ma’mur” di langit kepada Nabi Muhammad Saw. Didalamnya terdapat 70.000 Malaikat yang setiap hari melakukan Sholat.

 

Fungsi dan tugas malaikat yang dijelaskan Al-Qur’an dan Hadits antara lain adalah :

1.    Menyampaikan wahyu menjadi tugas malaikat Jibril (QS. An-Najm {53} : 6-10), banyak nama dan gelar yang dimilikinya yaitu :

a.    Ruhul Amin (QS. Asy-Syu’ara {26} : 193)

b.    Ruhul Qudus (QS. An-Nahl {16} : 102)

c.    An-Namus (sebagian riwayat Waraqah bin Naufal).

2.    Mendoakan kebaikan dan menjadi kawan orang-orang beriman (QS. Al-Mukmin {40} : 7, QS. Fushilat {41} : 31)

3.    Melaksanakan hukuman Alloh SWT kepada manusia dan menyiksa orang-orang kafir (QS. Muhammad {47} : 27, QS. Az-Zukhruf {43} : 77)

4.    Memohon ampun bagi manusia (QS. Asy-Syura {42} : 5, QS. Al-Mukmin {40} : 7-9)

5.    Mencatat segala amal perbuatan manusia (QS. Al-Infithar {82} : 10-12, QS. Ar-Ra’d {13} : 10-11).

6.    Mengatur dan menjaga seluruh perjalanan alam semesta, sehingga segala sesuatunya berjalan dengan baik (QS. Az-Zumar {39} ; 75)

7.    Mencabut nyawa manusia dan makhluk hidup lainnya bila telah dating waktunya. (QS. As-Sajadah {32} : 11)

8.    Meniup sangkakala (terompet) saat datangnya kiamat dan yaumul Ba’ast (QS. Yasin{36} : 51 dan QS Al-Kahfi {18} : 99).

9.    Mengajukan pertanyaan pada manusia dialam kubur(QS.Yasin{36} 51).diantara pertanyaan yang diajukan adalah siapa Tuhanmu, Siapa Nabimu, kemana arah Kiblatmu dan apa yang kau jadikan pedoman hidupmu. Terjawab tidaknya pertanyaan yang diajukan tergantung pada amal ibadah yang dikerjakan manusia di dunia.

Bagi manusia yang menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan-Nya terasa mudah menjawabnya sebagai mana Hadits Nabi Muhammad SAW.

“Seorang muslim bila ditanya dialam kubur (dengan mudah) member kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Alloh dan Muhammad utusan-Nya. Itulah maksud dari firman Alloh, Alloh menegakkan iman seorang mukmin dengan ucapan yang teguh di kehidupan dunia dan akhirat (QS. Ibrahim {14} : 27, dan HR.Bukhari Muslim).

10.  Memberi kedamaian dan kenikmatan bagi manusia yang menempuh jalan kebaikan selama hidup di dunia (QS. Az-Zumar {39} : 73)

 

3.    Sifat dan Ciri – Ciri Malaikat.

 

Sebagai makhluk ghaib (immaterial), malaikat dikenal dengan beberapa cirri diantaranya:

1.    Makhluk yang selalu patuh karena suci dari keinginan dan nafsu (QS. An-Nahl {16} : 50, QS. Al-Anbiya’ {21} : 27, QS. At-Tahrim {66} :6)

2.    Bisa berbicara dan menjelma menjadi manusia dengan izin Alloh (QS. Maryam {19} : 17 – 21.

3.    Makhluk yang mulia dan mempunyai kedudukan tertentu (QS. Al-Anbiya’ {21} : 26-28, dan QS. Ash-shaffat {37} : 164-166).

4.    Makhluk yang tidak pernah melakukan dosa dan maksiat (QS. At-Tahrim {66} : 6.

5.    Makhluk yang tidak sombong dan selalu bertasbih pada Alloh (QS. Al-A’raf {7} : 206)

 

4.    Fungsi Iman Kepada Malaikat dalam kehidup sehari-hari.

 

Tidak akan berfungsi pengakuan iman tanpa dibuktikan dengan amaliah sehari-hari.        Artinya keberadaan iman mengantarkan manusia mengendalikan prilakunya dari jalan yang tidak semestinya dilakukan. Demikian pula iman kepada malaikat harus berfungsi dalam kehidupan manusia.

 

Adapun fungsi iman pada malaikat adalah :

1.    Meningkatkan martabat manusia, karena pasti akan menambah pengetahuan dan wawasan manusia.

2.    Memperkokoh jiwa tauhid dan terhindar dari penyakit tahayul dan khurafat.

3.    Menjalani hidup dengan optimis dan penuh harap meskipun banyak cobaan meng hadang (QS. Ar-Ra’d {13} : 11 , QS Al-Infithar {82} : 10-14)

4.    Menempuh hidup dengan hati-hati dan penuh perhitungan karena ada malaikat yang mencatat setiap perbuatan.

5.    Mendidik disiplin dan membiasakan taat pada aturan Alloh

 

 

 

 

 

 

5.    Kedudukan Manusia dan Malaikat

 

Kedudukan manusia berbeda dengan malaikat bila titinjau dari segi keberadaan dan tugasnya antara lain :

 

1.    Dari segi ketakwaan, manusia yang takwa lebih mulia dari malaikat karena orang yang takwa mampu mengendalikan nafsunya sedangkan malaikat tidak memiliki nafsu. Itu juga sebabnya manusia diberi peran sebagai khalifah di bumi. (QS. Al-Baqoroh {2} : 30 -34) sebaliknya derajat manusia bisa lebih hina dari pada binatang bila tidak bisa mengendalikan nafsunya.

2.    Dalam rangka memerankan fungsi khalifah manusia diawasi oleh malaikat yang menjalankan perintah Alloh untuk mengatur alam semesta.

 

6.    Contoh Prilaku Beriman Pada Malaikat

 

1.    Berprilaku baik dan jujur, karena merasa selalu diawasi oleh malaikat.

2.    Taat melaksanakan perintah Alloh SWT sebagai mana dicontohkan oleh para malaikat.

3.    Optimis dalam menghadapi kehidupan karena yakin ada penolong dan pelindung.

 

7.    Perilaku yang Mencerminkan beriman pada malaikat dalam prilaku sehari-hari.

 

1.    Dapat mengetahui keagungan Alloh SWT. Kekuatan dan Kekuasaan-Nya. Kebesaran makhluk pada hakikatnya adalah dari keagungan sang pencipta.

2.    Selalu bersyukur kepada Alloh SWT atas perhatian-Nya terhadap manusia, sehingga menugasi malaikat untuk memelihara, mencatat, merekam amal-amal dan berbagai kemaslahatannya yang lain.

3.    Selalu cinta kepada para malaikat karena ibadah yang mereka lakukan kepada Alloh SWT, dan menjadikannya sebagai dalam kehidupan kita.

 

.                 

 

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s